Kamis, 25 Juni 2020

Mengenal BCA OneKlik


Salah satu produk yang baru diluncurkan Bank BCA adalah BCA OneKlik. Produk BCA OneKlik adalah layanan sistem pembayaran online instan, mudah, dan aman hanya dengan satu klik saja. Manajemen Bank BCA mengatakan kalau OneKlik adalah salah satu fitur yang dibuat untuk melengkapi fitur-fitur lainnya misalnya informasi saldo, transfer online, virtual account dan mutasi rekening. 

BCA OneKlik secara sekilas mirip dengan dompet digital seperti OVO dan Go Pay. Konsumen hanya tinggal mengisi sumber dana dari rekening BCA c.q. Kartu Debit BCA ke fitur OneKlik lalu sudah bisa digunakan untuk membayar transaksi online. 

OneKlik BCA sudah bekerja sama dengan beberapa marketplace dan transportasi online seperti Blibli, Bukalapak, Tokopedia, Gojek, OVO, LinkAja, Shopee, JakMall.com dan lain-lain. Cara registrasi pun harus lewat akun Anda di masing-masing aplikasi marketplace online (ecommerce). Pada situs marketplace ecommerce, transportasi online dan aplikasi dompet digital, ada perintah untuk memasukan nomor kartu debit BCA dan limit harian transaksi. Selain itu Anda diminta untuk memasukan nomor handphone (sama dengan nomor handphone mobile BCA) untuk menerima kode OTP (One Time Password). Setelah mendaftar di situs marketplace atau ecommerce, Anda tinggal mengaktifkannya di Mobile BCA yaitu di menu My Admin lalu pilih menu Atur OneKlik. 

Pada menu BCA OneKlik, Anda bisa mengatur besarnya limit transaksi harian belanja online. Sementara ini maksimal limit transaksi sebesar IDR1 juta. Kenapa jumlah maksimal hanya satu juta rupiah agar mengantisipasi tingkat kecurangan lebih dalam. Namun kedepannya ada kemungkinan jumlah maksimal limit transaksi harian akan ditingkatkan. 

Perlu Anda ketahui, satu akun merchant online (ecommerce) hanya terhubung ke satu sumber dana OneKlik Anda. Sebanyak apapun akun OneKlik kamu pada berbagai merchant, sumber dana tetap hanya satu di OneKlik yaitu rekening tabungan BCA (kartu debit BCA). 

Untuk sementara ini, layanan pembayaran instan BCA OneKlik menjadi yang terdepan dibanding dengan bank-bank lainnya. Hal tersebut dapat dilihat pada menu pembayaran transaksi online situs marketplace ecommerce, transportasi online dan aplikasi dompet digital yang hanya menampilkan produk BCA OneKlik pada menu layanan pembayaran instan.

Selasa, 23 Juni 2020

Perang Bintang Dompet Digital




Dompet digital (e-wallet) merupakan salah satu sistem atau metode pembayaran transaksi digital yang memiliki karakteristik praktis, mudah, cepat, dan aman. Dompet digital dibuat oleh perusahaan jasa sistem pembayaran yang tergabung dalam Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan harus terdaftar dan memperoleh ijin dari Bank Indonesia (BI). Dompet digital yang sudah dikenal luas di masyarakat dan memimpin pangsa pasar dompet digital di Indonesia antara lain OVO, GoPay, LinkAja, DANA, dan lain-lain. Masih minimnya transaksi nontunai (kartu debit, kartu kredit, dompet digital) di Indonesia yang hanya sekitar 10% dari perputaran uang beredar mendorong semakin banyak pelaku bisnis dompet digital bersaing ketat dalam menggaet konsumen baru sehingga menciptakan perang bintang dompet digital. 

Sama halnya dengan kartu debit dan kartu kredit, dompet digital tentu saja harus memiliki saldo uang agar bisa digunakan. Uang yang digunakan sesuai ketentuan Bank Indonesia (BI) adalah dalam mata uang Rupiah yang berlaku di wilayah Republik Indonesia. Menurut data BI jumlah perputaran uang beredar di Indonesia pada tahun 2019 mencapai IDR6.136 triliun. Sedangkan jumlah transaksi menggunakan dompet digital sudah mencapai sekitar IDR21 triliun. 

Dompet digital tidak terbatas penggunaannya pada sistem transportasi online namun juga pada sektor bisnis yang lain. Secara pemanfaatan, dompet digital memiliki banyak kesamaan dengan m-banking seperti bisa transfer uang, mengisi pulsa, membayar cicilan kredit, membayar iuran BPJS dan listrik, transaksi belanja barang, dan masih banyak lagi. Beberapa perusahaan atau merchant yang menggunakan sistem pembayaran dompet digital seperti Tokopedia, Grab, Gojek, Bukalapak, MyPertamina, dan masih banyak lagi. 

Menurut data dari BI, jumlah dompet digital yang terdaftar dan memperoleh ijin operasional dari BI mencapai 50 dompet digital. Dompet digital tersebut dibuat oleh perusahaan penyelenggara jasa sistem pembayaran yang tergabung dalam ASPI. Berikut ulasan tentang beberapa platform dompet digital yang banyak digunakan di Indonesia. 

OVO Payment 

OVO payment adalah salah satu dompet digital yang dikenal luas di masyarakat. OVO didirikan pada tahun 2017 oleh perusahaan bernama PT Visionet Internasional, yang mana salah satu pemegang saham mayoritas adalah Lippo Group milik salah satu konglomerat Indonesia Mochtar Riady. 

Kantor OVO yang berkedudukan di Jakarta ini memiliki dua jenis keanggotaan yaitu OVO Club dan OVO Premier. Khusus untuk perusahaan atau merchant yang ingin menggunakan OVO untuk sistem pembayaran transaksi di tokonya harus mendaftar melalui aplikasi OVO Merchant. 

Bagi konsumen yang ingin menggunakan sistem pembayaran digital ini harus mendownload aplikasinya melalui Google Play Store dan Apple Play Store di smartphone. Saat ini aplikasi OVO sudah didownload lebih dari 10 juta kali, dan aplikasi OVO Merchant sudah didownload lebih dari 500 ribu kali. 

Jumlah transaksi menggunakan OVO sudah mencapai 1 miliar transaksi. Belum ada data resmi dari BI, siapa yang memimpin pangsa pasar dompet digital di Indonesia. Namun, OVO dan GoPay menjadi pemimpin pangsa pasar dompet digital Indonesia dengan persentase 20% sampai 37% dari total nilai kapitalisasi transaksi IDR21 triliun. 

GoPay 

Go Pay adalah salah satu dompet digital yang sangat dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Aplikasi Go Pay yang merupakan sistem pembayaran besutan Gojek ini, sudah didownload lebih dari 50 juta kali. Gojek didirikan pada tahun 2010 oleh perusahaan bernama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa. 

Saat ini sudah ada 20 layanan Gojek dan salah satunya adalah Go Pay. Gojek sudah memiliki 1 juta lebih driver. Khusus bagi konsumen yang ingin menggunakan sistem pembayaran dompet digital ini harus mengunduh aplikasi Gojek di Google Play Store dan Apple Play Store melalui smartphone Anda. 

Go Pay bersama OVO masih memimpin pangsa pasar dompet digital di Indonesia. Menurut data yang diolah dari berbagai sumber, Go Pay berhasil meraup sekitar 35% transaksi menggunakan dompet digital. Adapun transaksi menggunakan dompet digital mencapai sekitar IDR21 triliun. Jumlah ini akan semakin meningkat dari tahun ke tahun. 

DANA 

Aplikasi DANA merupakan salah satu dompet digital yang naik daun di Indonesia. Didirikan pada tahun 2018 oleh Eliza Sariatmadja melalui perusahaan PT Espay Debit Indonesia Koe. 

Pangsa pasar DANA untuk dompet digital bersaing ketat dengan LinkAja. Sama-sama didownload lebih dari 10 juta kali, DANA sudah memiliki ribuan merchant yang sudah bekerjasama, beberapa diantaranya Bluebird, Hokben, MRT, AlfaMidi, Bukalapak, KFC, dan masih banyak lagi. 

Pangsa pasar DANA pada industri dompet digital di Indonesia masih dibawah 10%. Jumlah ini kurang lebih sama dengan pangsa pasar yang dimiliki LinkAja. Agar bisa menggunakan dompet digital DANA, Anda harus mendownload terlebih dahulu di Google Play Store dan Apple Play Store melalui smartphone. 

LinkAja 

Awalnya LinkAja dibentuk dari aplikasi TCash milik Telkomsel pada tahun 2007. Didirikan oleh perusahaan PT Fintek Karya Nusantara pada tahun 2019. LinkAJA merupakan salah satu dompet digital yang mulai berkembang pesat penggunaannya di Indonesia. 

Dompet Digital LinkAja banyak digunakan dalam transaksi perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), salah satunya Pertamina. LinkAja sudah diunduh lebih dari 10 juta kali oleh konsumen. Pangsa pasar LinkAja juga sama dengan DANA yaitu dibawah 10%. Agar bisa menggunakan dompet digital LinkAja, Anda harus mendownload terlebih dahulu di Google Play Store dan Apple Play Store melalui smartphone.

Senin, 22 Juni 2020

Mengenal Sistem Pembayaran QR Code


Quick Response (QR) Code adalah kode bar (barcode) yang digunakan dalam sistem pembayaran digital secara sangat cepat. Sebuah QR Code terdiri dari kombinasi kode sandi rahasia berupa numerik, alfanumerik, biner dan kanji. 

Sistem pembayaran QR Code adalah suatu alat pembayaran digital secara resmi dalam suatu transaksi dengan menggunakan kode bar (barcode) rahasia secara cepat, mudah dan aman. Sistem pembayaran QR Code dibuat oleh Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran yang sudah terdaftar dan disetujui oleh Bank Indonesia. 

Sistem Pembayaran QR Code dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Setiap merchant atau toko yang menggunakan QR Code dalam sistem pembayaran transaksi wajib terdaftar pada sistem QR Code yang sudah tersandardisasi oleh Bank Indonesia dan ASPI. 

Model sistem pembayaran QR Code ada yang bersifat statis dan dinamis. Statis artinya sistem pembayaran suatu transaksi menggunakan scan layar smartphone tanpa mengandung nilai nominal sehingga perlu dilakukan input nominal secara manual. Sedangkan, dinamis artinya sistem pembayaran sudah mengandung nilai nominal pada saat scan barcode pada stiker atau struk belanja. Secara otomatis saldo dompet digital atau rekening bank akan berkurang. 

Cara kerja sistem pembayaran QR Code berlaku untuk semua aplikasi sistem pembayaran yang sudah terdaftar dan bekerja sama dengan Bank Indonesia dan ASPI. Beberapa contoh sistem pembayaran yang support QR Code dan sudah tersedia di pasaran antara lain OVO, LinkAja, Go Pay, Dana, dan M-Banking. 

Anda tinggal menginstal aplikasi dompet digital dan M-Banking pada smartphone Anda. Setelah terinstal, pastikan saldo rekening bank dan dompet digital Anda sudah terisi. 

Sistem Pembayaran QR Code sudah mulai berlaku secara penuh di Indonesia sejak Januari 2020. Sistem Pembayaran QR Code yang terstandarisasi harus mengadopsis standar internasional EMV Co. Standar ini digunakan untuk mendukung interkoneksi dan interoperabilitas antarnegara dalam suatu sistem pembayaran digital QR Code. 

Keuntungan menggunakan sistem pembayaran QR Code disamping mudah, cepat dan aman juga tidak dikenakan biaya tambahan. Jadi tunggu apalagi, segera instal aplikasi pembayaran QR Code di smartphone Anda sehingga mendukung sistem pembayaran nontunai di Indonesia.

Budi Daya Semangka Mini di Pekarangan Sempit


Semangka yang biasa dikenal dengan istilah watermelon memiliki 2 jenis yaitu berbiji dan tidak berbiji. Di sini penulis akan membahas tentang budidaya semangka berbiji dengan ukuran mini. 

Mungkin Anda pernah membeli semangka mini dengan harga murah yaitu IDR5 ribu per buah. Rasa dari buah semangka ini sangat lezat dan manis. Ukurannya yang kecil seukuran kepalan tangan orang dewasa memiliki warna merah dan berbiji. 

Pertama-tama yang harus Anda persiapkan adalah lahan pekarangan tempat menanam semangka. Misalnya pekarangan Anda berukuran 4x6 meter maka bisa digunakan sepertiganya yaitu sekitar 1,5 x 2 meter. Usahakan tanah sudah digemburkan dan dibentuk semacam bedengan agar mudah dalam penanaman dan pertumbuhan semangka. 

Disamping itu sediakan juga pupuk untuk menyuburkan tanaman dan merangsang pertumbuhan semangka agar memiliki buah yang segar dan sehat. Pupuk yang digunakan bisa pupuk kandang yang sudah dicampur posfor dan sekam bakar, atau bisa juga ditambah pupuk NPK dan pupuk PMLT (3 gram atau 10 gram). Dan usahakan menyiram tanaman semangka dua kali sehari, pagi dan sore. 

Bibit semangka dapat Anda dapatkan dengan dua cara yaitu dengan membeli bibit siap tanam dan menyemai sendiri benih semangka. Khusus untuk penyemaian sangat gampang, Anda bisa mengambil benih semangka dari buah semangka segar. Atau bisa juga Anda beli di toko pertanian yang terpercaya. 

Cara menyemai biji semangka dilakukan dalam kurun waktu 4 hari sampai tujuh hari saat sudah berkecambah. Pertama rendam biji semangka di air hangat sekitar 1 jam, dan lihatlah apakah benih tenggelam semua atau mengapung. Kalau terendam semua di air berarti benihnya bagus. Kedua, benih bagus yang sudah dipilih ditaruh di media tanam. Ada banyak macam media tanam bisa berupa pasir kristal, media tanam siap pakai, rockwool, kapas basah, dan lain-lain. 

Setelah memilih media tanam sesuai selera Anda, letakan benih dengan melubangi sekitar 1 cm media tanam. Letakan di tempat yang tertutup agar terjaga kelembapan media tanam. Siram dengan air secukupnya setiap hari. Tunggu sampai benih berkecambah dan tumbuh 2 helai daun, barulah Anda pindah ke lahan pekarangan yang sudah disiapkan. 

Usahakan jarak tanam setiap tanaman sekitar 20 cm agar tanaman semangka tidak berebut nutrisi di dalam tanah. Panen semangka dapat dilakukan 60 hari sampai 70 hari setelah tanam.  Selamat mencoba.

Rabu, 17 Juni 2020

Mengenal Gini Ratio


Gini Ratio atau Koefisien Gini adalah angka yang menggambarkan derajat ketidakmerataan distribusi pendapatan atau pengeluaran penduduk suatu negara. Gini Ratio pertama kali ditemukan pada tahun 1912 oleh ahli statistik berkebangsaan Italia, Corrado Gini. Koefisien Gini memiliki angka dari 0 sampai 1. Di berbagai negara nilainya bervariasi antara 0,25 sampai 0,70. 

Rasio Gini biasanya digunakan oleh para pengambil kebijakan publik c.q. Pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan dalam pembangunan nasional seperti tingkat kemiskinan dan pemerataan pembangunan. Indonesia sendiri memiliki Gini Ratio sebesar 0,3 yang mana artinya semakin kecil angkanya semakin bagus. Nilai terkecil Koefisien Gini adalah 0, artinya derajat kemerataan pendapatan sudah sempurna. 

Beberapa Propinsi di Indonesia memiliki Gini Ratio lebih tinggi dari angka nasional antara lain Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Gorontalo, Papua, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Adapun Rasio Gini propinsi tersebut berkisar di sekitar angka 0,4. Rasio Gini di perkotaan biasanya lebih tinggi daripada daerah pedesaan. Hal tersebut wajar karena di wilayah perkotaan pekerjaan penduduk lebih heterogen, sedangkan di pedesaan pekerjaan penduduk lebih homogen. 

Rumus Gini Ratio diperoleh dari nilai 1 dikurangi total persentase penduduk penerima pendapatan kelas ke i dikalikan persentase pendapatan pada kelas ke i. Bila hasilnya mendekati 0, maka derajat kemerataan pendapatan pendudukan sudah sempurna. Tetapi bila hasilnya mendekati 1, maka ketimpangan pendapatan penduduk masih sangat tinggi. 

Secara grafik, Koefisien Gini terdiri dari sumbu vertikal (jumlah pendapatan yang diterima oleh masing-masing persentase penduduk) dan sumbu horizontal (persentase kumulatif jumlah penduduk yang menerima pendapatan menurut kelas-kelas pendapatan), yang mana pertemuan antara titik-titik setiap kelas pendapatan diperoleh angka Rasio Gini. Jumlah kelas pendapatan ditentukan oleh peraturan kementerian terkait, kalau tidak salah ada 10 kelas pendapatan di Indonesia. Tingkat ketimpangan Rasio Gini diklasifikasi menjadi 3, yaitu pertama, klasifikasi tingkat ketimpangan rendah bila nilainya <0,4. Kedua, klasifikasi tingkat ketimpangan sedang bila nilainya 0,4-0,5. Dan ketiaga, klasifikasi tingkat ketimpangan tinggi bila nilainya >0,5. 

Dengan demikian, Gini Ratio hanya merupakan salah satu instrumen yang dipakai pemerintah untuk melihat tingkat pemerataan distribusi pendapatan penduduk di wilayah negaranya. Pemerintah pasti mengarahkan kebijakannya untuk menuju Gini Ratio mendekati 0.

Selasa, 16 Juni 2020

Mengenal Obligasi Ritel Indonesia (ORI)


Sebelum membahas apa itu Obligasi Ritel Indonesia (ORI), kita harus tahu dulu pengertian obligasi. Obligasi adalah surat utang jangka panjang. Lembaga yang menerbitkan obligasi memiliki tujuan untuk memperoleh dana segar yang digunakan untuk permodalan dan kegiatan ekonomi yang lain. Sedangkan seseorang atau lembaga yang membeli surat utang obligasi disebut investor. Investor menanamkan dananya di obligasi bertujuan untuk memperoleh pendapatan dari bunga kupon obligasi (yield). 

Obligasi Ritel Indonesia adalah surat berharga yang diterbitkan oleh negara Republik Indonesia untuk kemudian ditawarkan kepada individu atau perorangan warga negara Indonesia melalui agen penjual yang ditunjuk. Tujuan diterbitkan ORI oleh Pemerintah adalah untuk menyerap dana dari masyarakat untuk membiayai pembangunan nasional, biasanya untuk menambal defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Disamping itu, penerbitan ORI bertujuan untuk mendukung stabilitas pasar keuangan domestik dan menciptakan kemandirian dalam pembiayaan pembangunan nasional. 

Obligasi ORI pertama kali diluncurkan pada tahun 2006. Obligasi ORI yang berkode ORI001. ORI002, dan seterusnya sudah memiliki 17 kode seri obligasi. Terakhir obligasi ORI yang diterbitkan pemerintah adalah ORI017. 

Untuk pembelian obligasi, pemerintah membatasi nominal transaksi dari minimal IDR 1 juta sampai maksimal IDR3 miliar. Untuk tenor waktu berkisar antara 1 tahun sampai 5 tahun. 

Rata-rata tingkat bunga kupon yang ditawarkan berkisar antara 6% sampai 12% per tahun. Pembayaran bunga kupon kepada investor dilakukan setiap bulan. 

Total investor yang terlibat dalam seri ORI yang sudah diterbitkan pemerintah RI mencapai 200 ribu lebih investor individu. Adapun kapitalisasi per seri ORI bisa mencapai puluhan triliun rupiah. 

Karakteristik daripada obligasi ORI antara lain dapat diperdagangkan di pasar sekunder, berbentuk tanpa warkat, bunga kupon tetap, dan berpotensi untung. Mekanisme pembelian obligasi, Anda tinggal mendatangi agen penjual yang sudah ditunjuk pemerintah, kemudian mengisi formulir pemesanan obligasi. Untuk Agen Penjual yang ditunjuk Pemerintah seperti bank dan perusahaan sekuritas. Beberapa diantaranya adalah Bank BCA, Bank Mandiri, BRI, BNI, Bank Danamon, Bank Panin, dan lain-lain. Untuk perusahaan Sekuritas seperti Danareksa Sekuritas, Trimegah Sekuritas, MNC Securities, dan lain-lain.

Mengenal Hotel Online OYO dan RedDoorz


OYO Rooms adalah jaringan hotel online berbasis teknologi yang menyasar hotel menengah ke bawah. Didirikan pada tahun 2013 oleh Ritesh Agarwal berkebangsaan India, OYO Rooms menjadi jaringan hotel online terbesar ke-3 di dunia. Beroperasi di negara India, China, Malaysia, Nepal dan Indonesia, OYO sudah mengelola ratusan ribu kamar di dunia dan puluhan ribu kamar di Indonesia khususnya. 

Pesaing OYO Rooms adalah Airy Rooms dan RedDoorz. Airy Rooms didirikan pada tahun 2015 dan mengelola puluhan ribu kamar hotel di Indonesia. Namun pada bulan Mei 2020, Airy menutup layanan bisnisnya secara permanen akibat pandemi Covid-19. 

RedDoorz didirikan pada tahun 2015 oleh Amit Saberwal dan Kunwar Asheesh Saxena berkebangsaan India. Sebagai sebuah jaringan hotel online berbasis teknologi, RedDoorz sudah mengelola ribuan hotel di Indonesia. 

Kesamaan dari bisnis hotel berbasis teknologi internet, ketiga hotel online tersebut hanya melayani reservasi kamar secara online. Caranya dengan mendownload aplikasinya di Google Play Store dan Apple Play Store pada smartphone Anda. 

Untuk jenis pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank maupun cash saat check in. Fasilitas hotel online berbasis teknologi internet ini tidak kalah dengan hotel-hotel berbintang antara lain kamar higienis dengan tempat tidur terstandardisasi, Air Conditioning, TV kabel, snack dan minuman ringan, kulkas, kolam renang, kamar mandi shower dan water heater, dan lain-lain. Hanya saja, beberapa fasilitas yang tidak dimiliki seperti pada hotel berbintang adalah restoran dan layanan spa. 

Kelebihan jaringan hotel online berbasis teknologi sangat menjangkau di pelosok nusantara. Jadi kalau mau penginapan dengan fasilitas hotel berbintang, tidak salah jika Anda memilih OYO, atau RedDoorz. 

Sebelum Pandemi Covid-19 mendera seluruh dunia, OYO Rooms sangat laris. Penulis sendiri sangat menyukai jaringan hotel murah nan keren ini. Sayangnya, gara-gara pandemi covid-19, hotel OYO menjadi sepi pengunjung. Alih-alih mendatangkan pengunjung, pemilik hotel lebih memilih menutup sementara kamar hotel. Langkah ini diambil tidak terbatas pada penghematan biaya namun juga untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Sabtu, 13 Juni 2020

Budidaya Ikan Patin di Drum Plastik


Pandemi Covid-19 membuat semua orang terdampak apapun latar belakang pekerjaan atau bisnisnya. Akibatnya banyak yang tidak memiliki penghasilan. Sebagai alternatif solusi dalam meningkatkan ketahanan pangan ekonomi keluarga, maka diperlukan sebuah usaha berupa budidaya. 

Budidaya yang dilakukan bisa berupa budidaya ikan patin. Tujuan awal dilakukan budidaya ikan perlu ditetapkan, apakah untuk dijual kembali atau untuk konsumsi. Dalam hal ini, penulis memaparkan budidaya ikan patin untuk konsumsi sendiri. 

Wadah untuk menaruh benih ikan patin tidak harus di kolam luas. Cukup dengan drum plastik berkapasitas 60 liter dan 200 liter Anda sudah dapat menaruh benih ikan patin sebanyak 100 ekor per drum plastik. 

Modal awal yang diperlukan untuk mempersiapkan bahan antara lain untuk membeli benih ikan patin, membeli drum plastik kapasitas 60 liter dan 200 liter, serta pakan pelet ikan 5 kilogram. Biaya benih ikan patin sebanyak 200 ekor sebesar 200 ribu rupiah, biaya pembelian drum plastik kapasitas 60 liter seharga 100 ribu rupiah dan kapasitas 200 liter seharga 200 ribu rupiah, serta pakan pelet ikan 75 ribu rupiah untuk 5 kilogram. Jadi total dana yang dibutuhkan sebesar 575 ribu rupiah. 

Setelah semua bahan siap maka benih siap ditabur di drum plastik yang sudah diisi air bersih. Usahakan pemberian pakan pelet dilakukan 2 hari setelahg pengisian benih ikan di drum plastik. Hal ini untuk menghindari agar ikan tidak stres. 

Modal awal memang agak besar di pembelian drum plastik, tapi untuk selanjutnya yang dibutuhkan Cuma dana pembelian benih ikan. Perlu Anda ketahui benih ikan 200 ekor apabila kelak panen tiba bisa untuk menu konsumsi makan selama 7 bulan. Bayangkan berapa banyak uang yang bisa kita hemat bila membeli ikan patin siap konsumsi. 

Harap diingat, setiap drum plastik diisi 100 ekor benih ikan patin. Karena panen ikan patin berkisar antara 4 bulan sampai 6 bulan. Untuk pengisian drum plastik dengan benih ikan pun tidak boleh bersamaan. Isilah dahulu drum plastik kapasitas 60 liter sebanyak 100 ekor. Jika sudah mencapai waktu 2 bulan maka benih dipindahkan ke drum plastik kapasitas 200 liter. Nah pada saat pemindahan, otomatis drum kapasitas 60 liter jadi kosong, maka diisi kembali dengan benih ikan patin yang baru. 

Demikian panduan singkat budidaya ikan patin di drum plastik, semoga bermanfaat bagi Anda.

Buka Rekening Baru Tabungan BCA Bisa Online


Secara konvensional, bila seseorang ingin membuka rekening tabungan di bank BCA harus mendatangi langsung kantor cabang terdekat dengan membawa kartu identias asli dan sejumlah uang tunai. Kemudian mengisi sejumlah formulir yang disediakan oleh customer service, dan menandatangani kertas bermaterai. Apabila ingin menggunakan kartu ATM, tinggal memilih jenis kartu yang diinginkan, apakah blue card, gold card atau platinum card. 

Namun sekarang Anda tidak perlu repot-repot datang langsung ke kantor bank, cukup secara online lewat hand phone atau laptop yang terkoneksi internet, Anda sudah bisa membuka rekening baru di bank BCA. 

Caranya antara lain pertama Anda harus mendownload terlebih dahulu aplikasi BCA Mobile di Google Play Store dan Apple Play Store memalui smartphone Anda. Kedua, pastikan nomor hand phone Anda aktif dan belum pernah terdaftar pada produk tabungan BCA. Ketiga, Anda tinggal membuka aplikasi BCA Mobile pada smartphone Anda. 

Setelah membuka aplikasi BCA Mobile anda akan menemukan menu Buka Rekening Baru. Tinggal Anda klik menu Buka Rekening Baru dan ikuti petunjuk dan perintah selanjutnya. Gampang bukan membuka rekening tabungan baru Bank BCA semudah chatting. 

Berbeda dengan M-Banking BCA, membuka rekening baru melalui website klikBCA.com tinggal memilih menu Aplikasi Online pada halaman depan Website klikBCA. Kemudian pada menu Aplikasi Online, pilih menu Pembukaan Rekening sesuai keinginan Anda. Lalu ikuti petunjuk dan perintah pada website klikBCA. Gampang bukan. 

Hanya saja untuk membuka rekening tabungan baru secara online baik lewat smartphone atau laptop, Anda tidak bisa memiliki kartu ATM Fisik secara langsung. Untuk mendapatkan kartu ATM sesuai pilihan, Anda bisa menghubungi Halo BCA untuk konfirmasi terlebih dahulu apakah bisa atau tidak dikirim via kurir, atau jika tidak bisa, Anda tetap datang langsung ke kantor cabang Bank BCA terdekat.

Kebijakan membuka rekening baru Bank BCA baru saja diluncurkan beberapa tahun yang lalu. Mengingat era sekarang sudah terkoneksi secara digital. Bila tidak bisa menyesuaikan diri dengan perubahan maka semakin ketinggalan zaman.