Jumat, 08 Juni 2018

Investasi Deposito untuk Masa Tua



Punya uang berlebih atau uang nganggur, tapi bingung bagaimana cara mengelolanya, berikut tips untuk investasi deposito yang bisa Anda coba.  Investasi deposito adalah produk tabungan perbankan dalam bentuk sertifikat, dan biasanya dengan jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan.  Saat ini, deposito bank menawarkan suku bunga kompetitif 6% sampai 10% per tahun.   Deposito biasanya juga digunakan untuk investasi jangka panjang yaitu persiapan untuk memasuki masa tua atau pensiun.

Secara efektif, cara menghitung bunga deposito adalah dengan membagikan bunga per tahun dengan angka 12, maka akan diperoleh bunga deposito per bulan.  Misalnya, Anda menginvestasikan uang di deposito bank sebesar Rp10 juta, maka bunga deposito per bulan yang akan Anda terima adalah Rp 10  juta x 10% / 12 = Rp 83.300. Simpanan deposito adalah salah satu alternatif investasi teraman dan memberikan penghasilan tetap setiap bulan untuk jangka waktu deposito yang Anda pilih.

Beberapa bank komersial global, nasional dan lokal menawarkan produk simpanan seperti Citibank, DBS, HSBC, Bank Mandiri, Bank Central Asia, Bank BRI, Bank BNI, Bank CIMB Niaga, Bank Danamon, PermataBank, Bank Mega, BPR Danagung, BPR Karya Jatnika Sadaya, dan masih banyak lagi.  Dalam memilih bank, yang perlu diperhatikan adalah apakah bank itu legal, apakah bank sudah bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan pastikan suku bunga deposito tidak terlalu tinggi (over valued).

Dapatkah Anda menyimpan uang di beberapa bank?  Tentu saja jawabannya bisa, selama Anda punya uang.  Misalnya di negara Indonesia, masing-masing bank menjamin setoran maksimal Rp 2 miliar per rekening.  Jadi jika Anda memiliki dana sebesar Rp 6 miliar, maka akan sangat bagus jika dana disimpan di 3 bank, masing-masing Rp 2 miliar. Tapi sebaliknya, jika dana Anda kurang dari Rp 1 miliar, terserah Anda mau menabung di satu atau beberapa bank.  Selanjutnya, jika ingin mengajukan kredit, sertifikat deposito bisa dijadikan agunan, dengan batas limit kredit maksimum 90% dari saldo deposito Anda.

Bahkan ketika deposito memberikan pendapatan tetap, jumlahnya tidak lebih besar daripada jika Anda menginvestasikan uang di bisnis prospektif lainnya. Simpanan bank merupakan pilihan investasi paling moderat di antara alternatif investasi lainnya. Berbeda dengan investasi pada saham, emas, properti dan obligasi, untuk deposito nilai pendapatan bunga yang didapat tidak tinggi tapi pasti.  Jadi, tidak buruk jika Anda menginvestasikan uang Anda di deposito bank.


EmoticonEmoticon