09 Desember 2020

Peluang Bisnis Jasa Angkut Sampah


Pernah melihat kendaraan pengangkut sampah lalu lalang dari rumah ke rumah, toko ke toko, kantor ke kantor, hotel ke hotel dan pasar ke pasar? Untuk negara tertentu seperti Singapura hal tersebut adalah pemandangan biasa yang terjadi setiap hari. Lalu bagaimana dengan Indonesia, apakah praktik bisnis semacam itu sudah biasa atau masih jarang terjadi?

Untuk menentukan ide bisnis apa yang akan dipilih, silakan lakukan survei pendahuluan, amati lingkungan sekitar tempat tinggal dan kota tempat tinggal, berapa banyak kendaraan pengangkut sampah yang terlihat setiap hari. Bila jarang terlihat atau bahkan tidak ada sama sekali, maka hal itu menunjukkan bahwa ada peluang bisnis menjanjikan yang patut dicoba.

Ya, peluang bisnis jasa angkut sampah menjadi salah satu ide bisnis yang patut dicoba. Meski kegiatan bisnis berurusan dengan sampah masyarakat bukan menjadi penghalang untuk berusaha. Karena sampah masyarakat banyak jenisnya, bila dipilah-pilah sesuai jenis sampah, bisa jadi mendatangkan peluang bisnis lanjutan.

Pengelompokan jenis sampah masyarakat ada 2 yaitu sampah organik dan sampah non organik. Biasanya sampah non organik berupa benda plastik bekas dapat dijual kembali ke pengepul barang bekas dan bisa juga didaur ulang menjadi bahan baku plastik. Itu adalah contoh peluang bisnis lanjutan dari jasa angkutan sampah.

Jenis armada yang dipilih pun bisa berupa truk dan pick up yang sudah dimodifikasi menjadi mobil box tertutup. Model interior pun dibuat beberapa partisi sesuai dengan jenis sampah yang akan diangkut. Mobil tidaklah harus baru, mobil bekas pun tidak masalah apabila memiliki keterbatasan finansial karena baru merintis usaha.

Selanjutnya, lokasi tempat usaha harus benar-benar didesain sedemikian rupa dengan memperhatikan aspek mengenai dampak lingkungan. Karena bisnis sampah sangat lekat dengan bau tak sedap, sebisa mungkin tempat usaha dirancang sesuai peruntukan jenis sampah yang diangkut, dan tidak menimbulkan limbah dan bau tak sedap. Tempat usaha disesuaikan dengan anggaran seadanya, tidak harus langsung tempat besar, namun disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan pasar.

Untuk sampah organik termasuk sisa makanan harus dipisahkan tersendiri pada saat diangkut dari tempat asal sampah. Sampah organik tersebut pasti sangat berbau, karenanya sebisa mungkin langsung diangkut menuju tempat pembuangan akhir sampah bila kuota pengangkut terpenuhi. Para konsumen diberitahu agar sampah yang disetor harap dibedakan menjadi 2 kantong yaitu kantong sampah organik termasuk sisa makanan dan kantong sampah non organik.

Untuk sampah non organik yang bisa dijual kembali atau didaur ulang, tidak perlu dibuang ke tempat pembuangan akhir sampah tetapi diangkut menuju gudang tempat usaha. Jadi, manajemen pengangkutan sampah dan pengelolaan sampah harus benar-benar dirancang khusus guna menunjang kegiatan bisnis yang dijalankan.

Target konsumen yang disasar bisa konsumen rumah tangga, toko, kantor perusahaan, hotel dan pasar tradisional. Tidak semua target konsumen di atas sudah berlangganan dengan pengangkut sampah. Meski sebagian konsumen sudah ada yang berlangganan, usaha jasa angkut sampah yang Anda tawarkan sebisa mungkin menonjolkan kelebihan-kelebihan yang tidak ditawarkan oleh pengangkut sampah yang sudah ada, misalnya dari segi harga, frekuensi waktu pengangkutan, kebersihan dan ketepatan waktu.

Bukan mustahil peluang bisnis jasa angkut sampah yang dirintis membawa omzet pemasukan berlipat-lipat. Oleh karena itu, mulailah dari yang kecil-kecil dan yang dekat-dekat, karena seiring berjalannya waktu bisa meningkat menjadi usaha yang lebih besar dengan jangkauan konsumen yang lebih luas. Bagaimana tertarik dengan peluang bisnis jasa angkut sampah? Jika tertarik, mulailah bertindak, jangan cuma berkhayal!

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon