24 Mei 2018

Startup Digital bak Jamur di Musim Hujan


Di era internet sekarang ini, mulai menjamur bisnis-bisnis pemula (startup) digital. Mulai dari toko online, situs profil UMKM sampai situs jual beli online sekelas Bukalapak dan Tokopedia, seakan berlomba-lomba mendulang uang sebanyak-banyaknya. Ya, bisnis online di Indonesia bak jamur di musim hujan. Banyak generasi milenial memilih jalur bisnis online karena memang prospeknya yang sangat menggiurkan.

Pemerintah Indonesia sudah menargetkan pada tahun 2020 nanti transaksi bisnis digital akan mencapai omzet USD 130 milyar. Jumlah tersebut luar biasa besarnya, karenanya masyarakat berlomba-lomba merambah bisnis online tersebut sekarang guna mengumpul pundi-pundi uang. Pengguna internet di Indonesia dari tahun ke tahun makin meningkat. Hampir 100 juta pengguna internet aktif di Indonesia, baik menggunakan komputer PC/laptop ataupun smartphone android.

Anda tentu mengenal Facebook Ads, Google Adsense, situs raksasa Amazon, Alibaba, dan masih banyak lagi yang lain. Perusahaan raksasa digital menguasai hampir sebagian besar pangsa pasar industri ekonomi digital di dunia. Berapa Triliun rupiah uang keluar masuk dalam bisnis perusahaan-perusahaan raksasa digital tersebut. Tentu, mereka pada awalnya dulu tak jauh berbeda dengan perusahaan startup digital Indonesia, seperti Bukalapak, Tokopedia, OLX, dan masih banyak lagi.

Beberapa hal yang dapat diambil pelajaran sebelum Anda menggeluti bisnis digital sebagai pemula (startup bussiness). Temukan dulu ide bisnis online Anda, produk/jasa apa yang mau dijual, sistem bisnis yang ingin dibangun seperti apa, apakah marketnya ada, modal yang dibutuhkan berapa, risiko gagalnya berapa persen. Disamping itu semua, tentu ketekunan dan semangat pantang menyerah untuk mengumpulkan pundi-pundi uang. Selamat berbisnis online!

Artikel Terkait

This Is The Oldest Page


EmoticonEmoticon